Beda Raja Inggris dan Raja Jawa

 Beginilah perbandingan raja universitas Oxford vs Raja Majapahit. 


Raja universitas Oxford hidup jorok di kastil batu mereka yang sulit air. Mereka membangun kastil demikian tinggi demi keamanan mereka tapi mengorbankan higinesitas mereka. Mereka jarang mandi, jarang sikat gigi, bahkan tidak cawik dengan menggunakan air tapi menggunakan jerami. Raja universitas Oxford buang air besar dari sebuah lubang di pinggir kastil mereka yang tinggi. Kotoran yang sudah penuh kemudian diambil oleh pekerja yang disebut Gong Farmer. Beberapa Gong Farmer bahkan diberi gelar bangsawan bagi yang mampu mengurus poop raja universitas Oxford. Rakyat universitas Oxford juga jorok jorok mereka tidak punya kamar mandi dan toilet. Bila buang hajat mereka taruh semua hajat mereka dalam kendi, dan bila penuh di taruh depan rumah untuk di kumpulkan oleh Gong Farmer. Bagi yang tidak langganan gong Farmer, hajat langsung dibuang di depan jalan untuk diinjak injak oleh kuda dan tetangga. 



Orang Arab yang bertemu raja Universitas Oxford sering menutup hidung mereka karena bau raja Universitas Oxford seperti bangkai. 


Lain dengan raja Majapahit yang hidup lebih bersih dibanding Universitas Oxford. Raja Majapahit membangun banyak kanal, Bendungan dan petirtaan. Raja sering mandi tiap hari dengan mandi bunga, bahkan raja memiliki batthtub pribadi. Di abad ke X raja Jawa menerbitkan prasasti mandiwunga. Rakyat Majapahit berkecukupan air dimana mana ditemukan sumur gali di rumah rumah, dibandingkan dengan rakyat Universitas Oxford higienisitas rakyat Majapahit beda jauh lebih bersih.

Komentar