Pemandian Air Panas Kuno

 “Candi Umbul: Pemandian Air Panas Kuno, Jejak Dinasti Sanjaya di Magelang”



Di kaki perbukitan Magelang, Jawa Tengah, tersimpan sebuah keajaiban yang tak hanya memanjakan tubuh, tetapi juga menyimpan cerita panjang sejarah nusantara. Namanya Candi Umbul, sebuah situs purbakala yang sejak berabad-abad lalu telah menjadi pemandian air panas alami.


Kata “Umbul” sendiri berasal dari bahasa Jawa yang berarti “muncul”. Nama ini sangat pas, karena di dasar kolamnya gelembung-gelembung air panas terus bermunculan seakan menjadi napas abadi dari bumi. Konon, situs ini sudah ada sejak era Kerajaan Mataram Kuno, tepatnya di bawah pengaruh Dinasti Sanjaya, yang kental dengan tradisi Hindu.


Candi Umbul memiliki dua kolam utama: satu berisi air panas yang kaya mineral, satunya lagi air dingin yang menyegarkan. Dinding-dinding kolamnya tersusun dari batu andesit, bukti nyata keahlian tangan-tangan pemahat masa lalu. Dahulu, tempat ini bukan sekadar pemandian biasa, melainkan lokasi istimewa yang digunakan para bangsawan untuk membersihkan tubuh sekaligus menenangkan jiwa.


Di sekeliling kolam, masih terlihat relief bergambar flora, fauna, hingga stupa kecil yang menambah nuansa religius. Tak ketinggalan, keberadaan lingga dan yoni menegaskan bahwa pemandian ini erat kaitannya dengan simbol-simbol kesucian Hindu.


Yang membuatnya unik, air panas di Candi Umbul berbeda dari kebanyakan sumber belerang lain, tak berbau menyengat, justru jernih dan menyejukkan. Masyarakat percaya air ini mampu menyembuhkan penyakit kulit, melancarkan peredaran darah, hingga menjadi terapi alami bagi tubuh yang lelah.


Terletak di Desa Kartoharjo, Kecamatan Grabag, situs ini mudah diakses baik dari arah Yogyakarta maupun Semarang. Bagi yang ingin merasakan sensasi berendam ala bangsawan Mataram kuno sambil menyelami sejarah Jawa, Candi Umbul adalah destinasi yang tak boleh dilewatkan.


#CandiUmbul

#SejarahMagelang

#PemandianAirPanas

#WarisanMataramKuno

#WisataSejarahJawa

Komentar