Punya storyboard, tapi hasil Google Flow malah jadi video gambar storyboard? Coba trik ini!”👇
Bertindaklah sebagai editor film AI profesional. Gunakan storyboard yang saya berikan sebagai PANDUAN URUTAN CERITA, bukan sebagai gambar yang akan dianimasikan.
Buat video sinematik yang menampilkan setiap adegan secara berurutan dari awal hingga akhir.
ATURAN WAJIB:
1. Jangan menampilkan gambar storyboard, panel-panel, kotak adegan, kolase, atau lembar storyboard di dalam video.
2. Jangan membuat storyboard menjadi slideshow.
3. Jangan menampilkan semua adegan sekaligus dalam satu layar.
4. Jadikan setiap panel storyboard sebagai adegan video tersendiri yang bergerak secara alami.
5. Ikuti urutan cerita sesuai storyboard: ADEGAN 1 → ADEGAN 2 → ADEGAN 3 → ADEGAN 4 → ADEGAN 5, dan seterusnya sampai adegan terakhir.
6. Setiap adegan harus memenuhi layar penuh (full frame), bukan berupa panel atau kotak kecil.
7. Tampilkan gerakan karakter, ekspresi wajah, gerakan kamera, dan lingkungan yang alami.
8. Pertahankan konsistensi wajah, pakaian, warna, karakter, dan gaya visual dari satu adegan ke adegan berikutnya.
9. Gunakan transisi yang halus dan masuk akal sesuai alur cerita.
10. Jangan melompati adegan, mengacak urutan, atau menggabungkan beberapa panel menjadi satu gambar.
11. Tidak perlu menampilkan nomor adegan, garis pembatas, judul storyboard, atau teks instruksi.
12. Hasil akhir harus berupa video cerita yang utuh, bukan video yang memperlihatkan storyboard.
Mulailah dari adegan pertama, lanjutkan ke adegan berikutnya sesuai urutan, dan akhiri dengan adegan penutup yang sesuai dengan storyboard.
Gaya visual: ikuti gaya asli storyboard.
Format: video vertikal 9:16.
Kualitas: detail tinggi, gerakan halus, pencahayaan konsisten, dan tampilan profesional.
Cara membuatnya agar benar-benar berurutan
Buat video per adegan
Susun di Scenebuilder
Pratinjau dan unduh
Komentar
Posting Komentar