Kukasih tahu ya… kenapa pengesahan RUU Perampasan Aset (Korupsi) itu aloooot sekali disahkan oleh DPR?
Yuk kita lihat FAKTAnya:
Daftar Partai dan Perolehan Kursi di DPR:
1. PDIP : 110 kursi (18,97%)
2. Golkar : 102 kursi (17,59%)
3. Gerindra: 86 kursi (14,83%)
4. Nasdem : 69 kursi (11,90%)
5. PKB : 58 kursi (10,57%)
6. PKS : 50 kursi (8,21%)
7. PAN : 44 kursi (6,84%)
8. PPP : 19 kursi (4,52%)
9. PERINDO: 9 kursi (2,67%)
10. HANURA: 6 kursi (1,54%)
11. PBB : 1 kursi (0,83%)
Nah.. lalu silakan LIHAT (pelototin, kalau mau) data yang ada di screen-shot: partai mana saja yang jawara korupsi?
Misalnya…
Ini seumpama 2 partai terjuara korupsi itu bersatu… mereka sudah menguasai 36,56% kekuatan SUARA legislatif.
Tinggal nyari ‘sekutu’ korup dari berbagai partai lain, supaya mencapai 50% + 1 SUARA, kan? (Silakan mainkan kalkulator, untuk menjumlahkan berdasarkan daftar perolehan kursi di atas)
SUARA untuk?
Ya SUARA untuk mencari alasan agar nggak kunjung mengesahkan RUU!!! 🤣🤣🤣
Lha yo mosok rampok kok diharapkan membuat aturan anti rampok?
Kasihan ya, kita ini… Sama-sama rakyat yang naive dan bloon. Tapi diadu domba… sampai nggak sadar akan FAKTA-FAKTA yang ada di depan mata.
******
Haihhhh…!!!
Pemilu berikut: PILIHLAH ANGGOTA DPR DARI PARTAI-PARTAI TERKORUP!
Biar semakin kayak panggung lawak, drama politik di negara kita. Dan biar netizen punya bahan gelut terus… sampai lupa fokus nambahin saldo masing-masing dengan kerja keras dan kerja cerdas.




Komentar
Posting Komentar